UdinBlogss telah kembali dibuka. Demi membantu blog ini agar tetap hidup dimohon untuk mengeklik iklan. Terima kasih.

Kamis, 17 September 2009

Mueller, Bintang Baru Bayern

Bayern Munich pernah melahirkan pemain besar bernama Gerd Mueller. Saat ini di skuad raksasa Jerman itu mulai merekah sesosok anak muda bernama belakang Mueller juga, bernama depan Thomas.

Pemuda setinggi 186 cm itu "memperkenalkan dirinya" terutama pada hari Sabtu (12/9/2009) lalu, saat Bayern mencukur Borussia Dortmund 5-1 di pertandingan Bundesliga. Masuk di awal babak kedua menggantikan Hamit Altintop, Mueller mencuri perhatian dengan mencetak dua gol di menit 78 dan 88.

Beberapa jam kemudian, setelah hari berganti, Mueller merayakan hari jadinya yang ke-20. Pemain kelahiran 13 September 1989 ini memberi dirinya kado spesial karena telah menelurkan gol di level Bundesliga.

Berikutnya pelatih Louis van Gaal memberinya "bonus" dengan menjadikan Mueller starter dalam laga Liga Champions melawan Maccabi Haifa, Rabu (16/9/2009) dinihari WIB tadi. Ia dimainkan sejak menit pertama karena Miroslav Klose dan Luca Toni cedera, sementara Mario Gomez diistirahatkan sejenak dan didudukkan di bangku cadangan.

Dari sederet pemain berkarakter menyerang yang tampil, seperti Bastian Schweinsteiger, Franck Ribery, Ivica Olic, dan Arjen Robben, serta Gomez yang masuk di pertengahan babak kedua, Mueller-lah yang mencetak gol. Ia melanjutkan gol pembuka dari bek Daniel van Buyten di menit 64, sebanyak dua kali berturut-turut di menit 85 dan 88. Bayern pun menang 3-0.

"Aku mencoba memberikan segalanya untuk tim. Buatku pribadi, mencetak dua gol itu merupakan kemenangan yang bermahkota," ujar sang bintang muda seusai pertandingan, dikutip dari situs resmi FC Hollywood.

Mueller sudah bermain di Bayern Munich sejak usia 10 tahun. Di musim 2007/2008 ia dimasukkan ke tim Bayern Munich II yang berlaga di Divisi III. Ia mencetak gol dalam debutnya, dan tampil dalam dua pertandingan lain, tapi absen panjang karena cedera.

Di musim berikutnya Mueller menunjukkan talentanya sebagai penyerang bagus. Dari 32 pertandingan ia mendulang 15 gol dan menjadi top skorer nomor liga. Di musim itu ia juga sempat lima kali dilibatkan dalam pertandingan tim senior, dan mencetak satu gol di Liga Champions sewaktu Bayern melibas Sporting Lisbon 7-1 di leg kedua babak 16 besar.

Van Gaal memutuskan mempromosikan Mueller ke tim senior di musim ini. Ia bisa bermain sebagai sayap kana maupun penyerang. Dan hasilnya, dalam dua pertandingan terakhir ia mampu menghasilkan empat gol.

"Setelah bergabung ke tim senior, dia langsung nyetel. Dia lapar dan bekerja sangat keras," puji Ribery tentang Mueller. "Mengagumkan sekali melihat perkembangan dia."

Kali terakhir seorang pemain Bayern bernama belakang Mueller yang mencetak dua gol ke gawang tim lawan adalah Gerd Mueller. Penyerang terbesar Jerman itu melakukannya ketika Bayern menggebuk Duisburg 6-2 pada 19 Agustus 1978, di musim terakhirnya berseragam Die Roten.

"Gerd itu tak tersentuh. Dia adalah seseorang yang harus Anda jadikan tolok ukur," ujar Mueller yunior tentang pemain legendaris berjulukan 'Der Bomber' itu.

Yang jelas, di usianya yang masih sangat muda (20 tahun), Mueller punya jalan panjang untuk menunjukkan kualitas terbaik dari dirinya.


0 komentar:

Poskan Komentar