UdinBlogss telah kembali dibuka. Demi membantu blog ini agar tetap hidup dimohon untuk mengeklik iklan. Terima kasih.

Rabu, 29 Desember 2010

Batik Motif Irfan Bachdim Laris

Batik bermotif penyerang timnas Indonesia, Irfan Bachdim, yang diproduksi perajin di Kota Malang, Jawa Timur, banyak diminati oleh masyarakat. Pemain berdarah Belanda tersebut menjadi inspirasi para pembatik di kota tersebut untuk meraup keuntungan.

"Untuk batik motif Bachdim, permintaannya hingga Jakarta dan sejumlah daerah di Indonesia."
 
Salah satu pengusaha batik di Malang, Hanan Jalil, Kamis (23/12/2010), mengatakan, lolosnya timnas Indonesia ke Final Piala AFF 2010 menjadi inspirasi untuk menciptakan ide kreatif membuat batik bermotif. Irfan Bachdim.
Ia menjelaskan, selama perhelatan Piala AFF 2010, sudah sekitar 1.800 potong baju dan 400 potong kaus bermotif Irfan Bachdim terjual laris, bahkan permintaannya hingga Jakarta. "Untuk batik motif Bachdim, permintaannya hingga Jakarta dan sejumlah daerah di Indonesia, namun untuk motif lainnya, seperti macan dan pantai, mendapat pesanan hingga Suriname, Arab Saudi, dan Malaysia," katanya.
Hanan menjelaskan, baju batik bermotif Bachdim dijual seharga Rp 300.000 hingga Rp 500.000 per potong, sedangkan untuk jenis kaus dijual seharga Rp 100.000 per potong.
Menurut Hanan, meski harganya tergolong mahal, tetapi minat masyarakat untuk membeli batik tersebut sangat tinggi. Hal itu terbukti dengan pesanan batik untuk motif pemain timnas tersebut tidak pernah berhenti. "Hingga kini masih banyak pesanan batik bermotif Irfan Bachdim, meski tergolong mahal, namun tidak mempengaruhi animo masyarakat untuk membeli," katanya.     
Sementara itu, salah satu pembatik, Bintoro, mengatakan, adanya bentuk kreasi baru tersebut membuat dirinya tidak pernah berhenti membatik. "Sebelumnya, kita hanya membatik seminggu tiga kali untuk memenuhi pesanan, namun dengan adanya kreasi baru ini, tiap hari kita harus mengerjakan batik motif Bachdim tersebut sehingga tidak pernah berhenti membatik," katanya.

0 komentar:

Poskan Komentar