UdinBlogss telah kembali dibuka. Demi membantu blog ini agar tetap hidup dimohon untuk mengeklik iklan. Terima kasih.

Jumat, 14 Januari 2011

Inilah Upaya Cegah Kemacetan di Casablanca

Jakarta-Pemasangan fondasi jalan layang (flyover) Tanah Abang-Kampung Melayu akan mengancam dua titik jalan padat lalu lintas, yakni di sekitar underpass Casablanca menuju Jalan HR Rasuna Said dan di sekitar flyover Sudirman. Karena itu, dinas pekerjaan umum (DPU) sudah menyiapkan beberapa skenario untuk menguraikan kepadatan lalu lintas.
Untuk flyover Sudirman, DPU DKI hanya akan menggunakan sedikit badan jalan dan tidak sampai menutup jalur tersebut. "Yang kami lakukan untuk mengurangi kepadatan, terutama saat putaran balik di samping Sampoerna Strategic, ialah kami akan memajukan putarannya ke depan," ucap Novizal, Kepala Bidang Jembatan Dinas Pekerjaan Umum DKI.
Dimajukannya putaran balik tersebut lantaran akan digunakan untuk area proyek pembangunan flyover. Menurut rencana, flyover Tanah Abang-Kampung Melayu akan berada di atas flyover Sudirman yang sebelumnya sudah ada.
"Selain itu, kami juga membentangkan spanduk di 25 titik untuk menghindari jalur tersebut, terutama di ruas Jalan Casablanca, Dr Satrio, Mas Mansyur, dan flyover Sudirman," ungkapnya.
Di titik lain, yakni sekitar underpass Casablanca, akan terjadi penutupan lalu lintas yang mengarah ke Jalan HR Rasuna Said. "Nanti akan coba dialihkan ke Jalan Denpasar, tetapi ini masih dibicarakan," ucap Novizal.
Penutupan jalan harus dilakukan karena pembangunan fondasi akan memakan seluruh badan jalan di samping underpass Casablanca yang mengarah ke Jalan HR Rasuna Said.
"Di sekitar itu ada pipa air baku yang tidak bisa terkena getaran atau goncangan karena bisa bocor. Kalau bocor akan mengganggu layanan publik," kata Novizal.
Novizal berjanji, gangguan yang akan dialami masyarakat tersebut hanya akan terjadi pada sembilan bulan sejak Januari 2011. "Proses ini hanya akan berjalan sembilan bulan. Setelah itu pengerjaan tidak akan menggangu lagi karena semuanya akan dilakukan di atas," katanya.
Pengerjaan pun, diakui Novizal, hanya akan dilakukan pada pukul 22.00-05.00 saat arus lalu lintas tidak sepadat pada siang hari. Ia mengatakan, alat-alat berat hanya akan ada pada malam hari, siang harinya akan dipinggirkan kembali.
Sebagaimana diberitakan, jalan layang Kampung Melayu-Tanah Abang itu akan dibangun dalam dua tahap. Pada tahap pertama akan dibangun sepanjang 1,8 kilometer, yaitu di atas Jalan Dr Satrio hingga Jalan Mas Mansyur. Tahap kedua, Kampung Melayu dan Tanah Abang sepanjang 5 kilometer, masih dalam prose tender.
Diperkirakan pengerjaan proyek jalan layang Casablanca akan rampung dan mulai beroperasi secara keseluruhan pada Juli 2012.

0 komentar:

Poskan Komentar