UdinBlogss telah kembali dibuka. Demi membantu blog ini agar tetap hidup dimohon untuk mengeklik iklan. Terima kasih.

Sabtu, 29 Januari 2011

Sikat Bogor Raya, Persebaya 1927 ke Puncak

Persebaya 1927 memuncaki klasemen sementara Liga Primer Indonesia [LPI] setelah mencatat kemenangan 2-0 atas Bogor Raya di Stadion Gelora 10 Nopember, Sabtu [29/1].

Tambahan tiga poin itu membuat Persebaya mengumpulkan nilai sempurna sembilan dari tiga laga yang sudah dijalani. Persebaya menggeser Persema Malang dengan keunggilan tiga poin. Namun, Persema baru menjalani dua laga.

Bermain di hadapan puluhan ribu pendukungnya, Persebaya mengambil inisiatif menyerang dengan memperagakan umpan-umpan pendek. Pada menit ke-15, tendangan keras Rendy Irawan mampu diblok kiper Agus Rohman. Serangan Persebaya ke pertahanan Bogor Raya terus bergulir. Tak lama kemudian, tendangan keras Khusnul Yuli berhasil ditangkap Agus.

Stadion Gelora 10 Nopember akhirnya bergemuruh pada menit ke-21 ketika I Made Wirahadi berhasil menjebol gawang Bogor Raya. I Made Wirahadi memanfaatkan bola sepak pojok Arif Ariyanto.<script type="text/javascript" src="http://ad.doubleclick.net/adj/gna.id/level2;tile=2;sz=160x600;ord=168732?area=2l&pos=2&ord=168732"></script>

Beberapa menit kemudian, Persebaya kembali mendapatkan peluang untuk menggandakan keunggulan. Namun, sontekan I Made Wirahadi yang menyambut umpan John Tarkpor hanya membentur mistar gawang.

Menjelang babak pertama berakhir, Persebaya akhirnya bisa menggandakan keunggulan. Rendy memanfaatkan bola liar di daerah pertahanan Bogor Raya untuk menjebol gawang Bogor Raya. Skor 2-0 ini bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, pelatih Persebaya Aji Santoso mengubah skema permainan dengan mengandalkan umpan-umpan panjang dari sektor sayap. Taktik ini berjalan cukup baik di awal babak kedua, tapi tidak menghasilkan gol.

Penampilan cemerlang Agus Rohman di bawah mistar Bogor Raya membuat sejumlah peluang yang diperoleh pemain tuan rumah selalu kandas. Performa Agus ini menumbuhkan rasa percaya diri pemain Bogor Raya.

Setelah ditekan Persebaya, Bogor Raya mulai berani keluar menyerang. Pemain asing Oscar Alegre membuat sektor pertahanan Persebaya sedikit harus bekerja keras untuk mengantisipasi serangan lawan. Hanya saja, penyelesaian akhir yang buruk membuat Bogor Raya tidak mampu menjebol gawang Persebaya.

Menjelang pertandingan usai, Bogor Raya mendapat peluang emas melalui Diego Bogado. Pemain asing Bogor Raya itu tinggal berhadapan dengan Endra Prasetya, tapi dapat dimentahkan kiper Persebaya tersebut. Skor 2-0 pun bertahan hingga laga berakhir.

0 komentar:

Poskan Komentar