UdinBlogss telah kembali dibuka. Demi membantu blog ini agar tetap hidup dimohon untuk mengeklik iklan. Terima kasih.

Senin, 14 Maret 2011

Gol Cepat Souza Menangkan Semarang United

Semarang – Bertanding dalam cuaca hujan dan lapangan yang basah, Semarang United berhasil menjinakkan perlawanan tamunya, Real Mataram FC, dengan skor 1-0. Gol tunggal Blue Devils dicetak oleh Amarildo Souza dari tendangan bebas pada menit ke 3.
Laga pekan ke-10 Liga Primer Indonesia (LPI) di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (13/3) sore, dimeriahkan oleh sekitar 5.000 penonton yang tersebar di penjuru stadion. Pertandingan antar klub yang bertetangga provinsi ini dipimpin oleh wasit Filipina, Jayric Illigan.
Gol cepat Semarang United berawal dari pelanggaran oleh pemain belakang Real Mataram yang menghasilkan tendangan bebas bagi tuan rumah. Amarildo Souza memaksimalkan peluang emas itu dengan baik, setelah tendangannya berhasil melewati pagar betis The Reds Army dan meluncur mulus ke sisi gawang yang dijaga kiper Arif Bachtiar. Skor 1-0 untuk Blue Devils.
Setelah itu, Blue Devils secara bergelombang menyerbu daerah pertahanan Real Mataram. Sundulan Quenteri nyaris berbuah gol setelah mendapat umpan tendangan bebas pada menit ke-17. Sayang, sundulannya hanya meleset ke kanan gawang Real Mataram. Semenit kemudian, Amancio Fortes gantian menyerang dari kiri gawang. Namun, tendangannya berhasil ditepis keluar oleh kiper Arif Bachtiar.
Sebenarnya, The Reds Army sesekali juga melakukan serangan melalui kerjasama Zainal Abidin,  Eko Wijayanto, dan Fernado Soler. Namun, serangan mereka sering terkendala oleh lapangan yang licin, basah, dan becek sehingga seringkali menghambat laju bola. Akibatnya, bola yang sudah berada di sudut pertahahan Semarang United malah kandas karena terlepas atau meleset keluar akibat licinnya lapangan.
Pada menit ke-33, sebuah pelanggaran di kotak penalti Real Mataram terhadap Fortes berbuah penalti. Sayang, penalti Fortes gagal karena kiper Arif Bachtiar secara cerdik membaca arah tendangannya, dan berhasil menangkapnya. Semenit sebelumnya Quintieri yang sudah berhadapan dengan Arif Bachitiar juga gagal mendulang gol.Hingga akhir babak pertama, kedudukan 1-0 untuk Semarang United
Masuk paruh kedua, tendangan bebas Fenando Soler pada menit ke-53 dekat kotak penalti justru diumpankan ke Eko yang berdiri bebas di depan gawang Blue Devils. Peluang emas itu gagal masuk ke gawang, karena berhasil direspon dengan baik oleh kiper Yoga Wahyu Utama.
Akibat tempo permainan tinggi di paruh pertama dan kondisi lapangan yang buruk, membuat kondisi para pemain kedua kesebelasan turun drastis pada babak kedua. Tak heran jika tempo permainan jadi berjalan lamban dan tidak lagi menghasilkan serangan-serangan yang berarti bagi kedua kubu. Tak muncul lagi banyak peluang emas seperti pada babak pertama.
Hingga wasit Jayric Illigan meniup peluit akhir, skor akhir tidak berubah 1-0 untuk Semarang United. Dengan demikian, Blue Devils sukses menjaga laga kandangnya dengan kemenangan. Dalam lima laga kandang, klub kota pelabuhan di Jawa Tengah ini selalu berhasil meraih tiga poin. Bahkan dalam klasememen sementara pekan ke-10 LPI , Semarang United mampu menggeser Bali Devata yang kemarin kalah dari pemuncak klasemen, Persema, 1-0. Semarang United kini bertengger di urutan kedua dengan raihan 18  poin.
Menanggapi kemenangan timnya, Aris  Mustafa bersyukur karena timnya mampu menjaga tradisi menang di kandang.”Kemenangan ini menjadi modal berharga menjaga moral tim untuk bertahan di papan atas LPI,” tukas CEO Semarang United berpenampilan kalem itu. “Meski kami akui, permainan tidak berkembang karena kondisi lapangan yang buruk,” Aris menambahkan.
Kusnadi segendang sepenarian dengan Aris. Ia sepakat, permainan The Reds Army juga melempem akibat kondisi lapangan yang basah dan licin. ”Akibatnya, umpan-umpan pemain banyak salah. Kami memang belum beruntung, karena tak dapat menyelesaikan peluang dengan baik. Selain itu, kepemimpinan wasit juga meragukan,” kilah Manajer Tim Real Mataram itu.
Hasil buruk di kandang lawan ini membuat Real Mataram harus berjuang keras pada laga-laga berikutnya agar mampu merangsek ke papan tengah klasemen sementara LPI.
Hasil pertandingan lain: Jakarta FC 3-0 Manado United. Gol Jakarta FC dilesakkan oleh Cornelius Geddy pada menit ke-21, dan Emanuel de Porras pada menit ke-77 dan 78 (penalti). (EKS)
Susunan pemain:
Semarang United: Edy Paryono (pelatih)
Yoga Wahyu Utama (kiper), Ari, Eko, Ikhwan, Iwan Wahyudi (Sukanto),  Amancio Fortes, Amarillo Souza, Josh Macquire (Widijanto), Parjono, Quintieri, Komang Mariawan.
Real Mataram: Jose Basualdo (pelatih)
Arif Bakhtiar (kiper), Christian Febre, Nandri Eka S, Dedik Susanto,  Eko Prasetyo, Ali Machrus, Supriyanto, Bisri Mustofa M. Zainal Abidin (Gatot Nurmansyah), Fernando Soler, Eko Wijayanto (Andrid).

0 komentar:

Poskan Komentar