UdinBlogss telah kembali dibuka. Demi membantu blog ini agar tetap hidup dimohon untuk mengeklik iklan. Terima kasih.

Senin, 14 Maret 2011

Jakarta 1928 Libas Manado United

Jakarta FC menang telak 3-0 atas tamunya, Manado United, pada pertandingan lanjutan Liga Primer Indonesia (LPI) di Stadion Cibinong, Bogor, Minggu (13/3) sore. Tiga gol tim tuan rumah diceploskan Cornelius Geddy pada menit  ke-21, serta Emanuel de Porras menit ke-77 dan 79. Dengan kemenangan ini,  Jakarta FC yang telah menjalani tujuh laga dan mengantongi 13 poin, hasil tiga kali menang, dan empat kali seri.
Tampil dengan kostum merah-putih-merah, Jakarta FC langsung menggebrak dengan duet de Porras dan San San di lini depan. Duet asing-lokal ini berkali-kali menyulitkan pertahanan Manado United yang dikomandoi Felix Yetna. Apalagi keduanya mendapat aliran bola yang lancar dari lini tengah. Sebaliknya, Manado United  yang memasang Andi Supendi sebagai striker tunggal tidak terlalu merepotkan benteng pertahanan tuan rumah.
Hingga menit ke-20, kedua tim bergantian menciptakan peluang. Namun, belum satu pun yang membuahkan gol. Baru pada menit ke-21, Geddy yang mendapat umpan terobosan dari Hendra Bayouw, membuka keunggulan tuan rumah. Tendangan kaki kirinya dari luar kotak penalti gagal diantisipasi kiper Manado United, Bogey Santoso.
Empat menit kemudian San San nyaris saja menambah keunggulan Jakarta FC. Namun, tendangannya masih melesat sedikit di atas mistar gawang. Hingga turun minum kedudukan 1-0.
Memasuki babak kedua, Jakarta FC yang unggul lini tengah berkat kerja keras Hernan Ortiz, terus menggencarkan serangan. Sejumlah peluang emas kembali tercipta. Pada menit ke-58, tendangan de Porras membentur tiang, dan bola mental di depan gawang. Sayang, Bayouw yang berada di mulut gawang gagal menyambar bola.
Gol kedua tuan rumah baru tercipta pada menit ke-77 lewat kaki de Porras. Ortiz yang berada di tengah lapangan memberikan umpan lambung kepada Ferdi Mose. Bola lantas dioper kepada de Porras yang berdiri tanpa pengawalan.
Satu menit kemudian, gol ketiga Jakarta FC tercipta dari titik penalti, setelah Dodi Wahyudi melakukan handsball di daerah terlarang Manado United. De Porras yang bertindak sebagai algojo, melakukan tugasnya dengan sempurna, hingga tuan rumah unggul 3-0.
Muhammad Zein Alhadad  mengakui timnya kalah kelas dari Jakarta FC, terutama pada lini tengah. "Mereka berhasil mematikan Andi Supendi dan Jardel Santana, sehingga kami tidak bisa berbuat banyak. Jujur, sore ini tuan rumah tampil lebih baik," kata pelatih Manado United itu.
Pelatih yang akrab disapa Mamak ini mengakui, mental para pemainnya drop setelah lahirnya gol pertama tuan rumah. Felix Yetna dan kawan-kawan sudah berusaha memberikan perlawanan maksimal, tapi lemahnya penyelesaian akhir membuat Manado United  tidak mampu mencetak gol.
"Stamina pemain tuan rumah bagus, kita juga kalah kecepatan. Pertandingan sore ini memberi pelajaran pada Manado United tentang apa-apa yang harus dibenani sebelum menjalani pertandingan berikutnya," ulas mantan pemain Niac Mitra,Surabaya itu.
Mamak juga berniat mencoba formasi baru dengan menurunkan lebih banyak pemain muda agar timnya bisa lebih bersaing dengan kontestan LPI lainnya. "Sekalian kita ingin memberi kesempatan kepada pemain yang selama ini duduk di bangku cadangan. Beberapa di antara mereka masih muda dan punya kecepatan," ungkapnya.
Di pihak tuan rumah, Kol PNB Ardhi Tjahjoko mengaku bersyukur atas kemenangan yang diraih Hamdi Ramdani dan kawan-kawan. "Kita belum pernah kalah dalam tujuh kali pertandingan. Mudah-mudahan tren positif ini mampu dijaga oleh para pemain," harap Manajer Tim Jakarta FC itu.
Hasil petandingan lain: Semarang United 1-0 Real Mataram FC. Gol Semarang United diciptakan oleh Amarildo Souza pada menit ke-3.

0 komentar:

Poskan Komentar