UdinBlogss telah kembali dibuka. Demi membantu blog ini agar tetap hidup dimohon untuk mengeklik iklan. Terima kasih.

Sabtu, 05 Maret 2011

Lampu Stadion Padam, Persebaya 1927 Imbangi Medan

Medan - Diwarnai insiden matinya lampu di Stadion Teladan, Persebaya 1927 berhasil mengimbangi Bintang Medan FC. Kedua tim berbagi satu angka berkat hasil sama kuat, 1-1.

Bermain di bawah tekanan para pendukung Bintang Medan, Jumat (4/3/2011), Persebaya unggul terlebih dahulu melalui gol Oravio Dutra pada menit 16.

Gol Dutra ini berawal dari tendangan sudut yang diambil oleh John Tarkpor Sonkalley. Dutra menanduk umpan Tarkpor dan bola pun menembus jala Bintang Medan yang dikawal Decky Ardina.

Keberhasilan Dutra ini menebus kesialan yang menimpanya delapan menit sebelumnya. Saat itu, tendangan bebas pemain Brasil ini membentur tiang gawang dan gagal berbuah gol.

Tiga menit memasuki babak kedua, terjadilah peristiwa memalukan ketika lampu stadion padam. Pertandingan baru dilanjutkan lagi 20 menit kemudian, tetapi kelihatannya kedua tim sudah tidak terlalu bersemangat.

Pada menit 49, Bintang Medan berhasil menyamakan kedudukan jadi 1-1. Adalah Yoseph Ostanicka yang menyarangkan gol itu dan kedudukan ini pun bertahan hingga laga usai.

Usai pertandingan, pelatih Persebaya 1927 Aji Santoso mengaku kecewa dengan hasil ini. Aji juga menyalahkan insiden matinya lampu sebagai penyebab kegagalan timnya mempertahankan kemenangan.

"Iya, saya sedikit kecewa hasil imbang ini. Sebab, pada babak kedua pemain sudah mulai panas," tutur Aji dalam rilis yang diterima detikSport.

"Padamnya lampu itu jelas mengganggu.  Sebab, kondisi pemain otomatis sedikit turun ketika pertandingan dilanjutkan kembali," urai Aji.

Sementara, CEO Bintang Medan Dityo Pramono menyebut hasil ini cukup adil buat kedua tim. Dityo juga menjelaskan alasan mengapa lampu penerangan stadion bisa sampai padam.

"Inilah sepakbola. Saya kira skor 1-1 itu cukup fair. Kepemimpinan wasit sudah bagus," kata Dityo.

"Kita sudah siapkan genset, tapi menghidupkannya harus dengan cara manual. Makanya makan waktu agak lama," jelas Dityo perihal insiden mati lampu.

0 komentar:

Poskan Komentar