UdinBlogss telah kembali dibuka. Demi membantu blog ini agar tetap hidup dimohon untuk mengeklik iklan. Terima kasih.

Selasa, 22 Maret 2011

Mario Karlovic, dari Torino ke Minang Kabau FC

Minang Kabau FC akhirnya mencetak kemenangan keduanya dengan mempermalukan Tangerang Wolves pada pertandingan di Stadion H. Agus Salim, Padang, Sabtu (19/3). Tiga gol tuan rumah dicetak Mario Karlovic pada menit ke-41, Febri Setiadi Hamzah menit ke-76, dan Juninho dua menit menjelang bubar. Sedangkan tim tamu memperkecil ketertinggalan lewat Sahroni pada menit ke-81.
Kemenangan tuan rumah petang itu tak lepas dari tuah seorang Mario Karlovic. Gol pembuka mantan pemain Brisbane Roar, Australia, itu telah mendongkrak semangat tanding tim asuhan Divaldo Alves tersebut. Kehadiran Karlovic, pemain kelahiran Adelaide, 29 Mei 1984, membuat lini tengah Minang Kabau FC makin solid, baik dalam bertahan maupun membantu penyerangan. Karlovic pintar dalam membagi bola, dan mempunyai tendangan jarak jauh yang keras.
Satu dari dua gol yang disumbangkannya untuk Minang Kabau dicetak dari jarak jauh. Tepatnya, saat Minang Kabau dijamu Semarang United di Stadion Jatidiri Semarang, 29 Januari 2011.
Meski kalah 1-2, tapi Karlovic mencetak gol memikat. Pada menit ke-72, tendangan kerasnya dari jarak sekitar 30 meter gagal diselamatkan kiper Yoga Arif Wahyu Utama. "Ya, Karlovic memang mempunyai tendangan jarak jauh yang keras. Makanya dia sering diberi kepercayaan oleh pelatih untuk melakukan tendangan bebas," tutur CEO Minang Kabau FC, Lamdelif, Minggu (20/3).
Sebelum berlabuh ke Padang, Karlovic  telah melanglang buana di dunia sepakbola internasional, dan sempat berkarier di Italia. Mengawali karier di klub Adelaide City Force, dua tahun kemudian dia hijrah ke klub Serie C1 Italia, AS Cittadella. Setelah itu, salah satu klub Serie A Italia, Torino, pun merekrutnya. “Saya juga sempat bermain di Swiss. Lalu terakhir bermain di Brisbane,” tutur Karlofic, saat  jumpa pers jelang Bandung FC vs Minang Kabau FC di Kafe Olala, Bandung, Jumat (11/3).
Usai memperkuat Brisbane Roar pada 2009, pemain bertinggi 182 sentimeter itu seharusnya bermain di liga China. Namun, pelatih Minang Kabau FC, Divaldo Alves, memanggilnya untuk bergabung bersama klub asal kota Padang tersebut.
Karlovic menerima tawaran itu, karena yakin kompetisi LPI bakal menunjang kariernya ke depan. “Saya percaya, nantinya LPI akan menjadi liga yang bagus,” ujar Karlovic lagi.
Menurut Lamdelif, Karlovic dikontrak hingga 2012. Bersama David Kuabica (Angola) dan Rivelino, pemain berkepala plontos ini membuat lini tengah Minang Kabau makin tangguh. "Sebagai playmaker, dia cukup bisa diandalkan. Umpan-umpannya akurat, tendangan jarak jauhnya juga keras," papar Lamdelif.
Selain Karlovic, eks pemain Brisbane Roar lainnya yang membela Minang Kabau FC adalah Milan Susak. Defender ini juga tampil taktis kala timnya menggilas Tangerang Wolves.

0 komentar:

Poskan Komentar