UdinBlogss telah kembali dibuka. Demi membantu blog ini agar tetap hidup dimohon untuk mengeklik iklan. Terima kasih.

Minggu, 22 Mei 2011

Ligue 1 Prancis: Setelah 57 Tahun, Lille Juara


Olympique Lyon 0-0 Caen
Lyon gagal merengkuh ambisi lolos otomatis ke babak penyisihan grup Liga Champions musim depan setelah hanya bermain imbang melawan Caen.

Tuan rumah terbukti lebih menguasai pertandingan dengan catatan statistik melepaskan 22 tembakan ke gawang Caen yang dikawal Alexis Thebaux. Sebaliknya, Caen hanya memiliki enam kesempatan melepas tembakan ke gawang Hugo Lloris.

Pertandingan berat sebelah ini berakhir tanpa gol. Akibatnya, posisi Lyon di zona Liga Champions masih mungkin terkejar Paris Saint-Germain yang berada di peringkat empat klasemen Ligue 1 Prancis dengan selisih dua poin.

Paris Saint-Germain 2-2 Lille
Pada pertandingan menarik yang diwarnai susul-menyusul gol ini, Lille berhasil memastikan diri meraih mahkota juara Ligue 1 berkat tambahan satu poin di markas PSG.

Ludovic Orbaniak membuka keunggulan Les Dogues pada menit kesembilan melalui tembakan kaki kiri terukur dari luar kotak penalti. PSG yang mengandalkan kemampuan fisik Guillaume Hoarau memiliki sejumlah peluang, tetapi baru memetik hasil saat babak pertama memasuki masa tambahan waktu.

Hoarau kali ini tidak menyia-nyiakan umpan tendangan bebas Nene untuk menaklukkan Mickael Landreau. Gol sempat diprotes pelatih Lille Rudy Garcia karena menganggap tendangan bebas tidak perlu diberikan wasit serta pertandingan sudah melewati batas tambahan waktu yang ditentukan.

Hanya setengah menit memasuki babak kedua, keadaan berubah. Hoarau menerima kartu kuning kedua karena dianggap melakukan diving di aera terlarang. Tak berapa lama harus bermain dengan sepuluh orang, PSG juga kehilangan pelatih Antoine Kombouare yang dikartumerah wasit karena terlalu vokal.

Menit 59, Lille kembali unggul berkat gol Moussa Sow yang mendapat umpan cerdas dari Mathieu Debuchy. Baru berjalan hingga 14 menit, kedudukan kembali imbang setelah Mathieu Bodmer dengan tenang menuntaskan bola liar yang diperolehnya untuk menjadi gol.

Gol tersebut begitu berharga bagi Lille sehingga mereka mulai berhati-hati hingga akhirnya wasit mengakhiri laga.


Olympique Marseille 2-2 Valenciennes
Selain karena satu poin yang diterima Lille menggagalkan upaya Marseille mempertahankan gelar Ligue 1, Les Phoceens seperti tidak berupaya menghidupkan penampilan sendiri dengan bermain imbang melawan Valenciennes.

Foued Kadir mengejutkan Stade Velodrome dengan menjebol gawang tuan rumah pada menit ke-33. Keunggulan tersebut hanya bertahan satu menit. Andre Ayew menceploskan bola dari jarak dekat memanfaatkan umpan silang Mathieu Valbuena. Menit 37, Marseille mampu unggul ketika umpan silang Valbuena disundul Loic Remy menjadi gol.

Butuh poin maksimal untuk mengamankan posisi mereka dari jeratan degradasi, Valenciennes balik menyerang ruan rumah. Upaya tersebut berhasil pada menit ke-66 melalui gol Remi Gomis. Skor imbang pun bertahan hingga usai pertandingan.

Sochaux 2-1 Saint-Etienne
Dua gol yang dicetak Brown Ideye berhasil menuntaskan perlawanan Saint-Etienne dan mempertahankan Sochaux pada jalur perebutan satu tiket Liga Europa.

Ideye membuka keunggulan tuan rumah pada menit keempat. Pada peluang pertama pertandingan ini, Ideye menyambut umpan Marvin Martin dengan sempurna dan menjebol gawang Jessy Moulin.

Les Verts mampu membalasnya tiga menit berselang. Pierre-Emerick Aubameyang memanfaatkan kemelut di gawang Sochaux setelah tendangan Alejandro Alonso dihalau barisan pertahanan lawan

Barulah pada menit ke-72 kerja keras Sochaux memetik hasilnya. Ideye kembali tampil sebagai pengoyak jala gawang Jessy Moulin hari ini. Sundulannya menyambut umpan silang Ryad Boudebouz tidka bisa dipatahkan bek St Etienne.

Toulouse 2-0 Bordeaux
Pertarungan dua tim papan tengah yang tidak banyak mengubah posisi dalam klasemen Ligue 1 ini dimenangkan Toulouse, meski Bordeuax lebih mendominasi penguasaan bola.

Menit 27, Mauro Cetto membuka keunggulan Toulouse. Gol tercipta melalui situasi tendangan bebas. Tersengat, Bordeaux berupaya membalas dan sejumlah peluang berhasil mereka dapatkan meski tidak pernah membawa hasil.

Sejumlah peluang yang dilancarkan penyerang Bordeaux tak kunjung membuahkan hasil. Justru pada menit ke-55, Etienne Caoue mencetak gol kemenangan Toulouse melalui sundulan kepala menyambut umpan Etienne Didot.

0 komentar:

Poskan Komentar